7 August 2026 00:47
Medan: Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Winda Lorenzo Gowasa, mantan istri seorang anggota polisi yang ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri menggunakan senjata api. Namun, pihak keluarga meragukan dugaan tersebut dan menduga korban meninggal akibat tindak penganiayaan.
Ayah korban, Sanalui Gowasa, mengaku belum dapat menerima penjelasan bahwa putrinya meninggal karena bunuh diri. Menurutnya, masih banyak kejanggalan yang belum terjawab, termasuk kondisi jenazah yang dinilai menunjukkan tanda-tanda kekerasan.
Saat melihat jenazah, keluarga mengaku menemukan sejumlah luka lebam pada tubuh korban. Sanalui menyebut terdapat bekas berwarna biru di bagian leher yang diduga menyerupai bekas cekikan, lebam di area kepala, serta luka di dekat pipi korban.
"Kita tidak percaya, makanya tadi kita menunggu hasil dari otopsi. Karena orang itu melakukan otopsi kita tidak dilibatkan, tidak ada pemberitahuan sama kita," kata Sanalui dalam tayangan Top News Metro TV, Kamis 6 Agustus 2026.
Ia juga mengaku keluarga tidak pernah dimintai izin sebelum proses autopsi dilakukan terhadap korban.
"Otopsi pun tidak ada izin dari keluarga, enggak ada sama sekali," ujarnya.
Sanalui menjelaskan kejanggalan yang dilihatnya pada tubuh sang putri membuat keluarga semakin meragukan dugaan bunuh diri.
"Di lehernya biru, saya rasa itu dicekik. Terus kepalanya ini dibentur, sebelah kanan. Terus ada lubang di sini dekat pipi," ungkapnya.
Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian Winda Lorenzo Gowasa. Hingga kini, keluarga juga mengaku masih menunggu hasil autopsi sebagai dasar untuk mengetahui penyebab kematian korban secara pasti.