Hujan Deras, Ketinggian Banjir di Pati Naik Lagi

Udin Ali Nani • 13 January 2026 21:57

Banjir yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, semakin parah hingga Selasa, 13 Januari 2026 sore. Tingginya intensitas hujan membuat debit air terus naik dan memperluas area genangan.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 63 desa yang tersebar di 15 kecamatan telah terendam banjir. Wilayah dengan dampak terparah meliputi Kecamatan Batangan, Dukuhseti, Margoyoso, Tayu, Jakenan, Sukolilo, hingga kawasan Pati Kota.

Di Kecamatan Pati Kota, ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter (cm). Sementara di Kecamatan Batangan, meski banjir baru berlangsung dua hari, ketinggian air dilaporkan mencapai 50-70 cm akibat hujan yang mengguyur sejak pagi hingga sore.
 

Baca juga:
Banjir Rendam Jalur Pantura Pati, Antrean Kendaraan Mengular hingga 3 Km

Jalur Pantura Lumpuh

Selain merendam permukiman warga, banjir juga melumpuhkan akses vital Jalur Pantura Pati-Juwana. Genangan air merendam jalan nasional ini sepanjang kurang lebih 2 kilometer, mulai dari Jalur Lingkar Pati, Desa Widorokandang, hingga Lampu Merah Sampang.

Pengendara diimbau ekstra hati-hati saat melintas, bukan hanya karena licin, tetapi juga karena banyaknya lubang jalan yang menganga (potholes) yang tertutup genangan air sehingga membahayakan keselamatan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah melakukan sejumlah upaya penanganan darurat. Alat berat dikerahkan untuk mengeruk sampah yang menumpuk di bawah jembatan, yang ditengarai menjadi penyebab terhambatnya aliran sungai.

Selain itu, pembangunan tanggul darurat juga terus dikebut di beberapa titik lokasi tanggul sungai yang jebol untuk meminimalisir luapan air ke permukiman warga.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)