Gedung Rusak Pascagempa, Puskesmas Boawae Beroperasi di Tenda NasDem Peduli

22 August 2026 19:56

Pelayanan medis di Puskesmas Boawae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, terpaksa dialihkan ke tenda-tenda darurat yang diperoleh NasDem Peduli, akibat kerusakan parah pada bangunan gedung pascagempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut.

Hingga 22 Agustus 2026, tercatat sebanyak 78 korban telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas darurat tersebut. Dari total korban yang ditangani, delapan orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya sempat dirawat di puskesmas ini dan enam lainnya meninggal di rumah.

Kepala UPTD Puskesmas Boawae, Wilfrida Daeni, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak berani menggunakan gedung utama karena risiko keamanan.
 


“Gedung bangunan rawat jalannya rusak berat, maka kami bersama Forkopimcam tingkat Kecamatan Boawae, bersama dengan masyarakat dan DPRD Kabupaten Nagekeo, melakukan koordinasi yang baik dan cepat untuk penanganan tenda darurat, pembangunan tenda darurat ini. Tenda darurat ini dibangun yang pertama dari NasDem Peduli untuk membantu kami berupa terpal dan tenda, bangunan tenda ini," jelas Wilfrida dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Saat ini, masih terdapat tujuh pasien yang menjalani perawatan intensif. Secara keseluruhan, tercatat ada lima korban luka berat dan 27 korban luka ringan yang sedang dalam penanganan tim medis.

Untuk menjaga kualitas pelayanan, sebanyak 10 tenaga dokter dikerahkan untuk bersiaga di tenda darurat yang disumbangkan oleh NasDem Peduli tersebut. Selain menetap di posko, tim medis juga bergerak aktif menyisir desa-desa yang terdampak paling parah untuk menjemput bola dan memastikan seluruh warga mendapatkan akses kesehatan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X