M Sholahadhin Azhar • 19 August 2026 15:50
Jakarta: Cuaca panas dan minim hujan menjadi kondisi yang kerap dirasakan masyarakat ketika memasuki musim kemarau. Musim ini membuat sejumlah wilayah Indonesia mengalami hari-hari yang lebih kering, bahkan dapat memicu kekurangan air ketika curah hujan berada pada tingkat yang sangat rendah.
Apa Itu Kemarau?
Kemarau merupakan musim kering yang ditandai dengan curah hujan yang sangat rendah. Istilah kemarau sendiri berasal dari bahasa Melayu yang berarti kering atau tanpa air.
Di Indonesia, musim kemarau umumnya berlangsung sekitar April hingga Oktober. Pada periode ini, kondisi cuaca cenderung lebih panas dan hujan turun lebih jarang dibandingkan musim penghujan.
Apa Penyebab Musim Kemarau?
Musim kemarau di Indonesia berkaitan dengan angin muson timur. Angin tersebut berperan dalam membawa kondisi yang lebih kering sehingga wilayah Indonesia mengalami penurunan curah hujan.
Akibatnya, suhu udara dapat terasa lebih panas dan ketersediaan air di sejumlah wilayah juga dapat berkurang. Kondisi inilah yang kemudian menjadi ciri khas musim kemarau.
Kemarau menjadi bagian dari pola musim yang terjadi setiap tahun di Indonesia. Meski identik dengan cuaca panas dan minim hujan, kondisi kemarau dapat dirasakan berbeda di setiap wilayah.
Ketika curah hujan terus rendah, masyarakat perlu lebih memperhatikan penggunaan air dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang sedang berlangsung.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.