11 April 2023 16:26
Buntut dari kasus penipuan dengan modus penempelan kode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) palsu di masjid di Jakarta, pihak Bank Indonesia (BI) buka suara. Pihak BI memberikan klarifikasi mengenai keamanan dan risiko penggunaan QRIS.
"Manfaat dari QRIS itu besar tidak hanya kepada merchant UMKM tetapi juga untuk rumah ibadah." kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono.
"Ada kasus kejahatan, kita tangani kejahatannya dan ditambah ekstra kehati-hatian." tambah Erwin Haryono.
Pihak BI menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan bahwa pihak BI akan melakukan perbaikan dan memperkuat edukasi kepada masyarakat tentang kehati-hatian dan perlindungan konsumen.
"Kami juga menyadari dengan segala hormat kami ingin menyampaikan bahwa di pihak kami juga akan melakukan perbaikan-perbaikan dan memperkuat edukasi kepada masyarakat tentang kehati-hatian," ucap Erwin Haryono.
BI memiliki contact center "BICARA" dengan nomor 247, yang aktif 24 jam perhari yang dapat dihubungi oleh masyarakat untuk mengadukan kejadian janggal ataupun modus-modus penipuan.