11 October 2022 20:47
Setelah Puslabfor Polri mengambil sampel material tembok, garis polisi yang menutup sekolah MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan hari ini, Selasa (11/10/2022) siang dibuka. Pembukaan garis polisi ini dilakukan untuk mempermudah pihak sekolah membersihkan puing-puing reruntuhan tembok agar bisa segera direnovasi.
"Hari ini Puslabfor Polri telah mengambil sampling dari reruntuhan bangunan sekolah," ujar Kapolsek Cilandak Jaksel, Kompol Multazam Lisendra.
Pembukaan garis polisi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra. Usai garis polisi dibuka, pihak sekolah bersama petugas penanganan prasarana dan sarana umum setempat, langsung membongkar runtuhan tembok serta membersihkan sisa bangunan.
Setelah dibersihkan, bangunan MTsN 19 Pondok Labu Jaksel akan direnovasi. Kini polisi dan pihak sekolah mengamankan sekolah agar orang yang tidak berkepentingan tidak masuk, terlebih banyaknya aset di dalam sekolah.
Diketahui kegiatan belajar-mengajar akan kembali digelar MTsN 19 Jakarta pada 17 Oktober 2022 mendatang, setelah sekolah tersebut sudah kembali kondusif. Saat ini para siswa masih direlokasikan ke MAN 11 Jakarta untuk trauma healing.