NEWSTICKER

Pakar Pidana: Pernyatan Maaf Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tidak Sinkron

1 November 2022 21:59

Pakar hukum pidana Jamin Ginting menilai tidak ada kesesuaian antara pernyataan maaf Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Ferdy Sambo menyinggung motif pelecehan seksual dalam permohonan maafnya, tetapi tidak dengan Putri.

Jamin menyebut, Ferdy Sambo menegaskan motifnya melakukan perbuatan tersebut karena Yosua melakukan pelecehan kepada istrinya Putri Candrawathi. Namun, Putri selaku korban pelecehan seperti yang disebutkan Sambo, tidak menyampaikan itu dalam permintaan maafnya kepada orang tua Brigadir J. 

"Permasalahan yang muncul, motif permintaan maaf Ibu PC ini tidak muncul. Padahal, dia sebagai korban pelecehan seksual. Kelihatannya tidak ada sinkronisasi antara permohonan maaf dari FS dengan permohonan maaf Ibu PC yang mana Ibu PC adalah korban, kalau itu memang terjadi pelecehan seksual" jelas Jamin Ginting. 

Ia mengatakan, majelis hakim akan mengambil catatan dari pernyataan maaf kedua terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.

Menurutnya, hakim bisa saja menilai permohonan maaf Sambo dan Putri sebagai pengakuan atas suatu perbuatan serta memunculkan motif kejahatan itu sendiri, seperti yang disampaikan Ferdy Sambo akibat dari pelecehan seksual. Namun, hal itu tidak didukung dengan pernyataan Putri.