Jokowi: Jangan Anggap Enteng Kasus Gagal Ginjal Akut

25 October 2022 23:01

Meningkatnya kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia menarik perhatian Presiden Joko Widodo. Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk tidak menganggap enteng kasus gagal ginjal akut pada anak. Presiden meminta persoalan ini harus ditangani secara cepat dan serius. 

Presiden memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, untuk membahas penanganan kasus gagal ginjal akut. Jokowi meminta menterinya untuk memastikan masyarakat terlindungi dari obat-obatan yang berbahaya pemicu gagal ginjal akut.

Kepala negara meminta langkah-langkah cepat segera diambil salah satunya menghentikan peredaran obat-obat yang mengandung etilen glikol dan dietilen glikol yang diyakini menjadi penyebab utama maraknya kasus gagal ginjal pada anak.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bertindak cepat dengan akan mempidanakan dua industri farmasi yang terindikasi memproduksi obat dengan zat kimia penyebab gagal ginjal dengan konsentrasi tinggi.

Untuk mengatasi penyakit gagal ginjal akut ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan mempercepat kedatangan fomepizole sebagai pengobatan pasien dengan penyakit ini. Obat ini didatangkan dari sejumlah negara yakni Singapura, Australia, Amerika Serikat dan Jepang. Sesuai instruksi presiden, obat antidotum ini akan diberikan secara gratis kepada seluruh pasien.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhammad Ali Afif)