NEWSTICKER

Upaya Putri untuk Lolos dari Jerat Hukuman Mati

12 January 2023 10:50

Drama air mata yang ditunjukkan Putri Candrawathi dalam persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2022). Apakah narasi yang ditunjukkan Putri Candrawathi akan mampu meloloskan dirinya dari jerat hukuman mati?

Pakar hukum pidana  Hibnu Nugroho menyebut, Air mata yang dikeluarkan PC tidak berpengaruh apa-apa karena dakwaan kasus ini adalah dugaan kasus pembunuhan berencana dan pembunuhan. Dugaan pelecehan tersebut diperdalam hakim hanya untuk mencari motif yang dilakukan terdakwa untuk melakukan pembunuhan berencana. Disisi lain pengakuan Putri juga tidak didukung dengan bukti yang kuat.

“Dalam kacamata prespektif yuridis pembuktian sepanjang air mata, catatan, keluhan, tangisan, yang disampaikan tidak ada data dukung terkait bukti maka tidak mempunyai kekuatan dan nilai,” kata pakar hukum pidana Hibnu Nugroho, pada program Breaking News Metro TV, Kamis (12/1/2023).

Selain itu, dalam persidangan Putri juga menarasikan tidak mengetahui peristiwa penembakan tersebut dengan dalih kondisi tidak enak badan. Hal itu dinilai Hibnu sebagai upaya untuk meloloskan dari dakwaan keterlibatan pembunuhan berencana.

“ PC seolah-olah tidak tahu dengan alasan tidak enak badan, dia berusaha untuk meloloskan bahwa tidak mengetahui adanya suatu peristiwa penembakan, apalagi perencanaan penembakan,” ujar Hibnu.

Hibnu juga menyampaikan dalam persidangan keterangan terdakwa bisa bermuatan pengakuan dan bisa menjadi pengingkaran. Maka dari itu keterangan terdakwa hanya dipakai untuk keterangan dirinya sendiri.