4 September 2023 13:40
Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang deflasi bulanan di Agustus 2023. Hal itu di sebabkan oleh penurunan harga daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras, ikan segar, kacang panjang, dan tarif angkutan udara.
Biaya pendidikan dan kenaikan harga sejumlah komoditas menjadi penyumbang inflasi di Indonesia sepanjang Agustus 2023. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah beras, cabe merah, rokok kretek filter, dan rokok putih.
Ekonom LPEM Universitas Indonesia Teuku Riefky telah memprediksi kenaikan inflasi tahunan karena kenaikan biaya pendidikan. Namun rata-rata inflasi di sepanjang 2023 diprediksi tetap rendah antara 2,8 - 3 persen.
Menurut Teuku Riefky, tantangan inflasi di Indonesia baru akan terasa pada 2024 mendatang karena dampak el nino dan Pemilu yang meningkatkan permintaan akan barang dan jasa. Sehingga diprediksi rata-rata inflasi tahun depan lebih tinggi dari tahun ini yaitu sebesar 3 - 3,5 persen