NEWSTICKER

Subsidi Bengkak, Pemerintah Sesuaikan Harga BBM

30 August 2022 20:05

Kondisi konsumsi BBM subsidi melonjak tinggi bersamaan dengan pemulihan ekonomi pascapandemi covid-19. Beban anggaran subsidi tahun 2023 bisa bertambah jika tidak ada penyesuaian harga BBM maupun tambahan anggaran subsidi pada tahun ini. 

Pemerintah menyebut jika tidak ada penyesuaian harga atau tidak ada tambahan anggaran subsidi dan kompensasi pada tahun ini, maka akan menimbulkan efek buruk ke depannya. Namun, subsidi pemerintah ini justru dinikmati oleh orang kaya. 

Menkeu, Sri Mulyani menyebut dari total pertalite yang disubsidi dengan nilai Rp93 triliun pada masyarakat, 80% atau Rp8 triliun dinikmati oleh masyarakat kelas menengah atas. Dari anggaran subsidi dan kompensasi energi saat ini sudah mencapai Rp502,4 triliun. Angka tersebut membengkak dari APBN awal yakni 152,5 triliun. 

Hal ini terjadi karena kenaikan harga dunia dan perang Rusia vs Ukraina yang membuat kacau distribusi pangan dunia sehingga pemerintah harus meredamnya dengan menaikkan subsidi dan kompensasinya sebesar Rp359,9 triliun. 

Kenaikan harga BBM akan memberatkan dan bukan menjadi opsi menguntungkan. Maka untuk mengurangi dampak penyesuaian harga BBM, pemerintah resmi mengalihkan dana subsidi bbm sebesar Rp24,7 triliun menjadi bantuan sosial tambahan bagi sebagian masyarakat Indonesia.