Polri: Gas Air Mata Hanya Menyebabkan Perih Mata hingga Mulut Saja

10 October 2022 18:12

Polri menegaskan bahwa gas air mata yang digunakan anggotanya saat menertibkan kericuhan di Stadion Kanjuruhan tidak mematikan. Polri menjelaskan pendapat itu disampaikan oleh dokter spesialis. Sejumlah bukti terus dikumpulkan Polri terutama terkait CCTV maupun penggunaan gas air mata dalam upaya mengusut tuntas tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa gas air mata ini hanya menyebabkan perih pada mata, hidung dan mulut apabila mendapatkan reaksi secara langsung. Namun tidak ada efek yang menyebabkan kematian.

"Saya mengutip apa yang disampaikan oleh Guru Besar Sosiologi dari Fakultas Universitas Udayana, beliau menyatakan bahwa gas air mata ini hanya menyebabkan perih pada mata, hidung dan mulut apabila mendapatkan reaksi secara langsung. Namun tidak ada efek yang menyebabkan kematian," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo.

(Hajid Arrafi)


Close Ads X
Close Ads X