NEWSTICKER

Bedah Editorial MI: Momentum Ekonomi yang Impresif

9 November 2022 08:53

Ekonomi Indonesia melambung di tengah kondisi ekonomi global yang berada di ambang resesi. Pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,72% secara tahunan pada kuartal III 2022. Sebuah pencapaian yang melampaui ekspektasi dan patut diapresiasi.

Pencapaian dalam momentum pemulihan ekonomi yang sempat babak belur akibat pandemi covid-19. Kini, dengan keberhasilan pemerintah menangani pandemi, masyarakat kembali bergerak. Maka, motor perekonomian juga bergerak.

Badan Pusat Statistik menyebut pertumbuhan ekonomi kuartal III itu lebih banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga menengah ke atas dengan capaian sebesar 5,93% karena aktivitas belanja pada kelompok masyarakat menengah atas, khususnya untuk kebutuhan tersier, meningkat.

Dampak ini akan menyokong dua sektor pendorong pertumbuhan ekonomi, yaitu dari transportasi dan pergudangan, yakni ketika wisatawan mulai masuk dan kebutuhan belanja terus meningkat. Berbagai capaian ini diharapkan mampu menjadi fondasi bagi langkah Indonesia untuk benar-benar menghindari jurang resesi global di tahun 2023. Upaya yang tetap harus terus dijaga agar Indonesia menjadi penerang di tengah gelapnya ekonomi global tahun depan.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2022 mencapai 5,72% secara tahunan. Ini pertumbuhan lebih tinggi daripada kuartal terdahulu sebesar 5,44%. Atau melampaui capaian kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,51%.

Perlambatan ekonomi ini akan berdampak pada kenaikan harga barang konsumsi. Apalagi dampak kenaikan harga-harga akibat penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan mulai dirasakan masyarakat.

Tentunya, seluruh elemen bangsa pun harus merapatkan barisan untuk bersama-sama menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menunjukkan tren pemulihan ekonomi. Dengan capaian yang terus impresif, diharapkan pertumbuhan ekonomi semakin menguat.