17 December 2022 19:39
Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di KTT ASEAN di Uni Eropa, Brussels, Belgia menyatakan kemitraan ASEAN dengan Uni Eropa selama ini tidak selamanya baik. Masih banyak perbedaan yang harus diselesaikan demi membangun kemitraan yang setara dan saling menguntungkan.
“Jika kita ingin membangun sebuah kemitraan yang baik, maka kemitraan harus didasarkan pada kesetaraan, tidak boleh ada pemaksaan, tidak boleh lagi ada pihak yang selalu mendikte dan beranggapan bahwa my standard is better than yours,” ujar Presiden Jokowi.
ASEAN terus memperkuat kemitraan dengan Uni Eropa yang sudah berjalan 45 tahun. Presiden Joko Widodo mendorong Uni Eropa membangun kemitraan yang setara dengan ASEAN. Kerja sama yang didasari dari prinsip saling menghormati tanpa pemaksaan dan saling menguntungkan.
Menurut Presiden Jokowi, kemitraan dengan ASEAN pasti menguntungkan, tidak hanya untuk kesejahteraan dua kawasan, tetapi juga untuk ekonomi global yang saat ini terancam krisis. Karena itu, Presiden mengajak Uni Eropa mendukung hak negara-negara berkembang untuk tumbuh dan maju khususnya ASEAN yang kini menjadi pusat pertumbuhan global.