Polri: 3 Jenis Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan Tidak Mematikan

10 October 2022 17:55

Polri menegaskan bahwa gas air mata yang digunakan anggotanya saat menertibkan kericuhan di Stadion Kanjuruhan tidak mematikan. Polri menjelaskan pendapat itu disampaikan oleh dokter spesialis. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, sejak tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang terjadi, anggota Brimob menggunakan tiga jenis gas air mata. Dedi lantas menjelaskan tiga jenis gas air mata yang digunakan oleh Brimob dengan warna yang berbeda yakni hijau, biru dan merah. Dari tiga jenis gas air mata itu, penggunaannya berbeda-beda berdasarkan jumlah massa yang akan diurai.

Dedi menambahkan regulasi penggunaan gas air mata oleh Brimob itu didasari Protokol Jenewa Nomor 22 Tahun 1993.

(Hajid Arrafi)


Close Ads X
Close Ads X