Pemerintah dan FIFA akan Bentuk Tim Transformasi Sepakbola

8 October 2022 17:48

Presiden Joko Widodo memastikan FIFA tidak memberi sanksi kepada Indonesia, menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang akhir pekan lalu. Dalam tindak lanjut komunikasi dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, pemerintah Indonesia siap bersama FIFA dan AFC membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia.
 
Upaya Presiden Joko Widodo menyelamatkan nasib sepak bola Indonesia dengan menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino via telepon pada 3 Oktober lalu berbuah manis. Pasalnya, Jumat (7/10/2022) malam, presiden menyatakan telah menerima surat dari FIFA yang menyatakan sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi.

FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia. Selama proses tersebut, FIFA akan berkantor di Indonesia, di mana Infantino berencana datang dalam waktu dekat.
 
Presiden juga menjelaskan, akan dilakukan langkah-langkah kalaborasi antara FIFA, AFC dan Pemerintah Indonesia yakni membangun standar keamanan stadion di seluruh stadion yang ada di Indonesia. 

Selain itu, kolaborasi ini untuk memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan berdasarkan standar keamanan internasional, melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub sepak bola untuk masukan serta komitmen bersama, mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko, serta menghadirkan pendampingan dari para ahli di bidangnya.

(M. Khadafi)


Close Ads X
Close Ads X