NEWSTICKER

Rebutan Kursi Ketum PSSI Seharga 135 Nyawa

16 January 2023 22:47

Kursi Ketua Umum PSSI akan diperebutkan Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua DPD, La Nyalla Mattalitti. Kursi yang mereka perebutkan, berharga 135 nyawa korban Tragedi Kanjuruhan. 

Inilah penampakan personel Polrestabes Surabaya yang disiagakan untuk mengamankan jalannya sidang perdana Tragedi Kanjuruhan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Total Polrestabes Surabaya mengerahkan 1.600 yang disiagakan di sejumlah titik, terutama untuk melakukan penyekatan berlapis di batas kota. Sementara 400 personel disiagakan di lingkungan PN Surabaya.

Polrestabes Surabaya juga melakukan koordinasi dengan polres lain, seperti Polres Pasuruan untuk mengantisipasi pergerakan masa. Pengamanan dengan jumlah yang besar ini akan dilakukan setidaknya 30 hari ke depan, selama persidangan berlangsung. 

Sementara itu, ratusan suporter Persebaya tetap mendatangi PN Surabaya. Terlihat sejumlah suporter Persebaya berkumpul di depan PN Surabaya di Jalan Arjuno. 

Ratusan suporter ini mengaku sengaja datang ke PN Surabaya untuk turut menjaga kondusivitas jalannya sidang perdana Tragedi Kanjuruhan ini. Mereka juga mengingatkan agar Aremania tidak datang ke Surabaya untuk mengawal jalannya sidang, demi keamanan dan kondusivitas Kota Surabaya.
 
Sidang perdana Tragedi Kanjuruhan, dengan agenda pembacaan dakwaan yang dilaksanakan di PN Surabaya berlangsung lancar. Dari lima terdakwa, tiga terdakwa dari pihak kepolisian terlebih dahulu yang dibacakan dakwaan, yakni AKP Hasdarmawan selaku Danki III Brimob Polda Jatim, dilanjutkan pembacaan dakwaan terdakwa Kompol Wahyu, serta terdakwa AKP Bambang. Ketiganya didakwa lalai dan tidak mempertimbangkan  resiko maupun mencegah anggota kepolisian menembakkan gas air mata.

Sementara itu, penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur masih melengkapi berkas perkara salah satu tersangka Tragedi Kanjuruhan yaitu mantan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita.

Di tengah berlangsungnya sidang perdana para terdakwa Tragedi Kanjuruhan, di Jakarta Bursa Calon Ketua Umum PSSI justru lebih mencuri perhatian publik.

Menteri BUMN Erick Thohir resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 mendatang. Erick Thohir mendaftarkan diri ke Kantor PSSI di GBK Arena, Jakarta. 

Mantan bos Inter Milan itu mengatakan maju sebagai caketum PSSI, lantaran terpanggil dan punya nyali untuk membenahi sengkarut persepakbolaan Indonesia. Ia optimistis untuk mewujudkan sepakbola Indonesia yang bersih dan berprestasi.

Sejumlah pemilik dan petinggi klub mendukung Erick Thohir maju sebagai caketum PSSI. Tidak tanggung-tanggung, dukungan datang dari pemilik Rans Nusantara, FC Raffi Ahmad, hingga pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep.

Untuk menjadi orang nomor satu di PSSI, Erick Thohir akan bersaing dengan La Nyalla Mattalitti yang pernah menjabat sebagai Ketum PSSI. La Nyalla sudah menyerahkan berkas syarat pendaftaran pada 13 Januari lalu. La Nyalla mendapat dukungan dari Asosiasi Provinsi PSSI Jaya Timur.

Sementara itu, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule memutuskan tidak akan maju lagi menjadi caketum PSSI. Ia beralasan pengabdiannya selama ini sudah maksimal. 

Rencananya, PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk pemilihan ketum, waketum dan anggota komite eksekutif PSSI pada 16 Februari mendatang.