NEWSTICKER

Beda Kesaksian Eliezer dan Sambo

15 January 2023 19:50

Kasus pembunuhan berencana Brigadir J memasuki babak akhir. Jaksa akan membacakan tuntutan untuk masing-masing terdakwa. 

Dalam sidang pemeriksaan terdakwa, terdapat beda kesaksian antara Ferdy Sambo dan Richard Eliezer. Perbedaan antara pernyataan Eliezer dan Sambo di persidangan:

Keterangan Sambo : 
- Pada 7 Juli 2023, mendengar laporan dari Putri Candrawathi mengenai tindakan 'Kurang Ajar' dari Yosua.
- Tidak mengetahui Ricky Rizal mengamankan senjata Yosua.
- Meminta Richard Eliezer mem-back up dan menembak Yosua jika melawan saat klarifikasi.
- Tidak menyusun skenario tembak-menembak di lantai 3.
- Tidak meminta Richard Eliezer mengisi amunisi senjata saat di lantai 3 rumah Saguling.
- Tidak memerintahkan Richard Eliezer mengambil senjata HS Yosua.
- Tidak ada Putri Candrawathi saat memerintahkan Richard eliezer menembak Yosua.
- Tidak menunjuk rumah Duren Tiga sebagai lokasi eksekusi Yosua.
- Tidak menggunakan sarung tangan.
- Tidak menarik leher dan meminta Yosua berlutut.
- Awalnya hanya ingin klarifikasi, namun dijawab dengan sikap menantang.
- Meminta Richard Eliezer 'menghajar' Yosua.
- Meminta Richard Eliezer berhenti menembak setelah melihat Yosua tersungkur.
- Tidak menembak Yosua.
- Richard Eliezer menembak Yosua 5 kali.
-Menembak dinding dengan senjata HS yang ada di pinggang Yosua.

Keterangan Eliezer: 
- Tidak mengetahui pelecehan seksual yang dilakukan Yosua kepada Putri Candrawathi pada 7 Juli 2023. 
- Mengetahui Ricky Rizal mengamankan senjata Yosua.
- Sambo memerintahkan Richard Eliezer untuk menembak Yosua di lantai 3 rumah Saguling.
- Menyusun skenario tembak-menembak di lantai 3.
- Sambo memerintahkan mengisi amunisi senjata dan memberikan amunisi tembahan. 
- Sambo memerintahkan Richard Eliezer mengambil senjata HS Yosua.
- Putri Candrawathi di lantai 3 bersama Sambo, bahkan Richard mendengar Putri membahas sarung tangan dan CCTV.
- Sambo menunjuk rumah Duren Tiga sebagai lokasi eksekusi Yosua dengan alasan isolasi. 
- Sambo menggunakan sarung tangan hitam di tangan kanan. 
- Sambo menarik leher dan memerintahkan Yosua berlutut. Ricky dan Kuat mendengar hal serupa.
- Sambo tidak menanyakan Yosua, namun langsung menyuruh berlutut dan ditembak.
- Sambo memerintahkan untuk 'menembak' Yosua dengan teriakan beberapa kali.
- Sambo tidak memerintahkan berhenti menembak.
- Sambo ikut menembak Yosua
- Richard Eliezer menembak Yosua lima kali.
- Menembak dinding dengan senjata HS yang ada di pingga Yosua.
- Menembak Yosua 3-4 kali.
- Senjata HS milik Yosua sudah diberikan kepada Sambo di lantai 3 rumah Saguling.

Eliezer dan Sambo menyampaikan maaf, termasuk Sambo yang meminta maaf pada Presiden Joko Widodo. Eliezer meminta maaf kepada keluarga korban dan tidak ingin kejadian pembunuhan terjadi.