NEWSTICKER

KPAI: Kasus Perdagangan Anak Capai 52% pada 2021-2022

14 January 2023 18:00

Tersangka berinisial LN (29) jual beli bayi di Klaten, Jawa Tengah, ditangkap. Kasus tersebut  bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia. Bahkan, kasus perdagangan anak telah mencapai 52% selama 2021-2022. 

Menurut catatan Komnas Perlindungan Anak, 11 kasus perdagangan anak ditemukan pada 2021. Sedangkan, 2022 bertambah menjadi 21 kasus. Ironisnya, kasus tersebut rata-rata bertujuan untuk eksploitasi ekonomi dan seksual komersial. 

"Artinya, ada 52% angka perdagangan anak dengan cara menculik," ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait dalam Primetime News Metro TV, Sabtu (14/1/2023).  

Maraknya kasus perdagangan anak harus diwaspadai. Komnas Perlindungan Anak akan membentuk tim vokasi dan litigasi untuk membantu Polres Klaten mengungkap dan mengurai kasus serupa. Sementara itu, Polres Klaten menyebut LN merupakan pelaku tunggal dan diduga tergabung dalam sindikat jual beli bayi. 

"Tersangka diduga merupakan suatu sindikat, karena alat bukti handphone yang dipakai untuk berkomunikasi dengan banyak orang yang berkenan untuk menjual beli bayi dalam sebuah grup WhatsApp," ujar Wakapolres Klaten, Kompol Triwahyuni.