NEWSTICKER

Psikolog Forensik Ragukan Pengakuan Putri Candrawathi soal Kekerasan Seksual

11 January 2023 19:42

Banjir air mata terjadi di sidang pemeriksaan terdakwa Putri Candrawthi. Putri berulang kali terisak menceritakan kekerasan seksual yang terjadi di Magelang 7 Juli 2022. Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel meragukan kebenaran atas pengakuan Putri Candrawathi tersebut, dengan alasan perkataan Putri yang tidak sinkron dengan keterangan ahli Apsifor.

Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel meragukan kebenaran atas pengakuan Putri Candrawathi, dengan alasan tindak tanduk dan perkataan Putri yang tidak sinkron dengan keterangan ahli Apsifor yang telah hadir di persidangan. Asipfor menjelaskan bahwa Putri mengalami 'freeze' yang tidak dapat bereaksi apapun, namun dalam beberapa menit Putri menunjukan kemampuan berfikir mitigasi untuk menyelesaikan masalah agar tidak memunculkan problem. Reza Indragiri mengatakan bahwa hal tersebut jauh dari profil korban pemerkosaan.

"Sampai hari ini saya tetap saja meragukan kebenaran pengakuan PC yang telah mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J. Diantaranya dengan alasan tindak tanduk dan perkataan PC yang tidak sinkron dengan keterangan dari ahli Asipfor beberapa waktu lalu di persidangan yang mengatakan bahwa PC mengalami 'freeze'" 

Pakar Mikro Ekspresi Handoko Gani juga menjelaskan bahwa terdapat beberapa cara melihat emosi, yakni gestur tangan, kaki, kepala, tubuh hingga ekspresi wajah. Untuk menganalisa ekspresi, Handoko Gani mengatakan harus melihat satu per satu. Handoko Gani juga mengatakan bahwa benarkah Putri yang sedang tertidur dapat mendengar suara saat Brigadir J membuka pintu.

"Saat kita menganalisa ekspresi, kita harus melihat satu-satu. Contoh tadi ada kata "kruk" yang merupakan gambaran dari bagaimana pintu digeser. Hal tersebut menarik untuk dilihat, apakah betul ibu yang sedang tertidur bisa mendengar suara "kruk" tadi?" ucap Pakar Mikro Ekspresi Handoko Gani.