Jakarta: Banyak orang terbiasa makan malam dalam waktu yang dekat dengan jam tidur, baik karena kesibukan pekerjaan maupun sekadar kebiasaan. Namun, sejumlah ahli kesehatan mengingatkan bahwa waktu makan ternyata dapat memengaruhi proses pencernaan, kualitas tidur, hingga kesehatan jangka panjang.
Mengapa Makan Sebelum Tidur Perlu Diperhatikan?
Jenis makanan yang dikonsumsi menjelang waktu tidur juga memiliki peran penting. Terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti asam lambung atau diabetes.
Masih melansir dari laman University of Rochester Medical Center, makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat memicu produksi asam lambung. Ketika seseorang langsung berbaring setelah makan, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi panas di dada, rasa tidak nyaman, hingga iritasi.
Sementara itu, bagi penderita diabetes, makan di luar jadwal yang telah direncanakan dapat menyebabkan lonjakan maupun penurunan kadar gula darah. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi kualitas tidur, tetapi juga dapat meningkatkan rasa lapar pada keesokan harinya.
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Makan Larut Malam?
Saat malam hari, tubuh secara alami mulai memasuki fase istirahat. Sistem pencernaan pun bekerja lebih lambat dibandingkan siang hari. Karena itu, mengonsumsi makanan berat menjelang tidur membuat sistem pencernaan harus bekerja lebih keras saat tubuh seharusnya beristirahat.
Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti gangguan pencernaan, perut terasa penuh, kembung, hingga refluks asam. Selain itu, ritme biologis tubuh atau ritme sirkadian yang berfungsi mengatur proses metabolisme juga dapat terganggu.
Dampak Jangka Pendek Jika Makan Larut Malam
Makan sebelum tidur dapat memunculkan sejumlah efek yang langsung dirasakan, antara lain:
- Gangguan pencernaan dan rasa tidak nyaman pada perut.
- Sensasi panas di dada akibat naiknya asam lambung.
- Kualitas tidur yang menurun.
- Fluktuasi kadar gula darah yang dapat menyebabkan tubuh terasa lemas atau justru sulit beristirahat.
- Rasa kenyang berlebihan yang mengganggu proses tidur.
Dampak Jangka Panjang Jika Makan Larut Malam
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan karena tubuh tidak memproses kalori seefisien saat beraktivitas di siang hari. Kebiasaan ini juga dapat mempengaruhi sensitivitas insulin sehingga berpotensi meningkatkan risiko diabetes.
Tak hanya itu, pola makan larut malam yang berlangsung terus-menerus juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan metabolisme dan penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung.
(Jessica Nur Faddilah)