Cegah Pesawat Iran, Landasan Pacu Bandara Sanaa Dibom

14 July 2026 09:30

Situasi di Yaman kembali memanas usai serangan udara dahsyat yang menghantam Bandara Internasional Sanaa pada Senin, 13 Juli 2026. Kelompok Houthi menuduh Arab Saudi sebagai dalang di balik pengeboman fasilitas sipil tersebut, sementara pihak pemerintah Yaman yang diakui internasional menyatakan serangan dilakukan untuk mencegah pesawat Iran mendarat di wilayah mereka.

Dikutip dari program Headline News Metro TV, Selasa, 14 Juli 2026, sebuah rekaman video menunjukkan pengeboman hebat yang mengguncang landasan pacu Bandara Internasional Sanaa. 

Kementerian Luar Negeri kelompok Houthi mengutuk keras aksi tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Yaman serta gencatan senjata 2022. Juru bicara Houthi, Mohammed Abdulsalam, menegaskan bahwa tindakan rezim Saudi ini merupakan eskalasi serius yang tidak akan dibiarkan tanpa hukuman. 
 



Di sisi lain, Kementerian Pertahanan pemerintah resmi Yaman mengungkapkan serangan udara ini ditujukan untuk menghentikan sebuah pesawat Iran yang ingin mendarat di Sanaa. 

Pesawat tersebut dilaporkan membawa delegasi Houthi yang kembali dari upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei. Menteri Pertahanan Yaman, Letnan Jenderal Taher Al-Aqili, memperingatkan akan menindak tegas setiap pesawat asing yang melanggar wilayah udara mereka dengan segala cara yang tersedia. 

Akibat insiden ini, kantor berita Iran menyatakan pesawat tersebut telah dialihkan, sementara pihak Arab Saudi belum memberikan tanggapan resmi.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X