20 August 2026 14:42
Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan utang luar negeri sebesar 55,7 persen pada kuartal kedua 2026. Peningkatan ini merupakan langkah strategis bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan depresiasi sebesar 4,96 persen sepanjang periode itu.
Posisi utang luar negeri Bank Indonesia naik dari USD27,26 miliar pada bulan Maret menjadi USD42,46 miliar pada bulan Juni 2026. Dari total tambahan utang itu, 90,4 persen di antaranya berasal dari Bank Indonesia, dengan USD16,37 miliar di antaranya berasal dari instrumen surat utang.