Jakarta: Peradaban manusia kerap dianggap sebagai penguasa bumi. Namun jika dilihat dari sudut pandang kronologi biologis, manusia sejatinya merupakan spesies pendatang baru. Jauh sebelum manusia purba muncul, bahkan sebelum dinosaurus dinyatakan punah, sejumlah hewan telah lebih dulu mendiami planet bumi selama ratusan juta tahun.
Keberadaan hewan-hewan purba ini menarik perhatian para peneliti karena kemampuan luar biasa mereka dalam bertahan hidup melewati berbagai perubahan zaman, termasuk kepunahan massal dan perubahan iklim ekstrem.
Hiu, Predator Purba Penguasa Lautan
Posisi teratas ditempati oleh ikan hiu. Nenek moyang hiu tercatat telah berenang di lautan sejak sekitar 400 juta tahun lalu, bahkan jauh sebelum pohon pertama tumbuh di daratan bumi.
Hiu mampu bertahan melewati lima fase kepunahan massal berkat mekanisme evolusi yang sangat efisien sebagai predator puncak di lautan. Adaptasi tubuh dan sistem sensorik yang tajam menjadikan hiu salah satu spesies paling sukses dalam sejarah kehidupan bumi.
Ubur-ubur, Penyintas Tanpa Otak dan Tulang
Selain hiu, ubur-ubur juga termasuk
makhluk purba yang telah eksis sejak 500 juta tahun silam. Meski tidak memiliki otak maupun tulang, ubur-ubur justru menjadi salah satu penyintas terbaik dalam sejarah planet bumi.
Struktur tubuhnya yang sederhana membuat ubur-ubur mampu bertahan menghadapi perubahan lingkungan ekstrem. Hal ini menjadikannya objek penting dalam penelitian paleontologi, ilmu yang mempelajari kehidupan praaksara melalui fosil.
Laba-laba dan Kecoak, Penghuni Lama Daratan
Dari dunia serangga dan araknida, laba-laba dan kecoak juga masuk dalam daftar hewan tertua di bumi.
- Laba-laba diketahui telah mulai merajut jaring sejak 300 juta tahun lalu.
- Kecoak, yang kerap dianggap sebagai hama, ternyata telah eksis sejak 200 juta tahun silam.
Kecoak dikenal memiliki daya tahan tinggi terhadap radiasi dan kondisi ekstrem, sehingga mampu bertahan ketika banyak spesies besar lainnya punah.
Adaptasi Biologis yang Unggul
Fakta bahwa
hewan-hewan purba ini masih bertahan hingga kini menunjukkan bahwa mereka memiliki adaptasi biologis yang sangat unggul. Daya tahan terhadap perubahan iklim dan bencana global menjadi catatan penting dalam sejarah biologi dunia.
Keberhasilan mereka bertahan selama jutaan tahun membuktikan bahwa desain tubuh dan mekanisme bertahan hidup yang dimiliki hampir sempurna untuk mendukung kelangsungan hidup jangka panjang.
Pelajaran Penting bagi Masa Depan Bumi
Penelitian terhadap
hewan-hewan purba ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang masa depan ekosistem bumi. Dengan mempelajari cara mereka bertahan hidup, manusia dapat memahami pola ketahanan hayati di tengah ancaman perubahan iklim global.
Konservasi terhadap spesies-spesies tua ini menjadi krusial agar mata rantai sejarah kehidupan di bumi tetap terjaga dan tidak terputus.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Muhammad Fauzan)