31 March 2026 11:59
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat mengevaluasi total sistem tata kelola dan pengawasan satwa di Bandung Zoo. Langkah ini diambil menyusul kematian dua anak harimau berusia delapan bulan akibat infeksi virus panleukopenia yang mematikan.
Kematian dua anak harimau yang diberi nama Hurru dan Hara hasil penangkaran di Kebun Binatang Bandung menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandung. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim ahli, kedua satwa tersebut terinfeksi virus panleukopenia dengan tingkat fatalitas tinggi dalam sepekan terakhir.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya segera mengambil langkah untuk mencegah kasus serupa terulang. Salah satu fokus utama adalah pengetatan standar biosecurity di seluruh area kebun binatang. Selain itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem tata kelola juga menjadi prioritas.
“Hal-hal yang bisa kita lakukan sekarang ini tentunya melakukan berbagai macam langkah-langkah peningkatan biosecurity. Karena bagaimana pun juga Kebun Binatang Bandung ini kan dari dulu pengunjungnya banyak, sekarang sedang dalam masa penataan ulang dan dekat dengan pemukiman masyarakat. Jadi kita harus betul-betul memperhatikan biosecurity yang ada.” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Selasa, 31 Maret 2026.
| Baca juga: Dua Anak Harimau di Bandung Zoo Mati Akibat Panleukopenia |