Kerajaan Arab Saudi Kecam Serangan Iran ke Negara Teluk

25 March 2026 07:50

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengecam keras serangan Iran yang menyasar negara-negara Teluk. Dalam pernyataannya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia menyebut, tindakan Iran mengganggu stabilitas politik di kawasan.

“Dan sekali lagi bahwa tindakan yang dilakukan oleh Iran ini, terutama kepada Kerajaan Arab Saudi dan juga negara di kawasan tidak akan menguntungkan apa-apa bagi Iran. Bahkan tindakan itu akan justru akan berbalik kepada Iran. Iran akan menjadi negara yang terisolasi, dan juga akan menambah panjang masalah-masalah lain yang mungkin dihadapi oleh Iran itu sendiri." kata Dubes Saudi Untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Rabu, 25 Maret 2026.

Serangan yang dilancarkan Iran ke wilayah negara Teluk memicu ketegangan diplomatik yang kian meruncing. Pemerintah Saudi menilai tindakan ini sebagai pelanggaran nyata terhadap perjanjian internasional yang mengatur stabilitas kawasan.
 

Baca juga: Amerika Serikat Kirim 15 Poin Rencana Damai Kepada Iran


Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi mengutarakan kekecewaan terhadap serangan Iran yang justru lebih banyak menyasar negara-negara Muslim ketimbang Israel. Ia mencatat sekitar 85% serangan Iran diarahkan kepada negara tetangga di kawasan Teluk. Pihak kerajaan pun mendesak agar komunitas internasional melihat kondisi tersebut secara adil untuk menghentikan eskalasi demi menjaga kesatuan dan keamanan warga di negara Timur Tengah.

Sementara itu, meski mengedepankan jalur diplomasi, Kerajaan Arab Saudi menegaskan tidak akan tinggal diam jika kedaulatan wilayahnya terus diusik oleh serangan Iran. Saudi menyatakan siap mengambil langkah tegas untuk melindungi negaranya.

“Dan seandainya ada tindakan-tindakan yang mengakibatkan atau mengancam Kerajaan Saudi, sekali lagi Arab Saudi tidak akan tinggal diam.” ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)