Pemerintah Salurkan Stimulus Ekonomi, Cakup Bantuan Beras dan Subsidi Kedelai

23 June 2026 13:37

Pemerintah kembali menyalurkan paket stimulus ekonomi pada semester kedua tahun 2026. Program ini mencakup bantuan pangan beras dan subsidi kedelai untuk menjaga daya beli masyarakat serta keberlangsungan usaha pengrajin tahu dan tempe.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah melanjutkan bantuan pangan beras 10 kg pada Juli hingga September 2026. Bantuan ini akan diterima 33,24 juta keluarga penerima manfaat dengan anggaran mencapai Rp17,54 triliun. 

"Bapak Presiden Prabowo mengarahkan untuk ini dilanjutkan untuk 3 bulan kemudian yang dimulai lagi bulan Juli, Agustus, September untuk penerima sebesar 33,24 juta penerima dan dibutuhkan anggaran sebesar 17,54 triliun." Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Selasa, 23 Juni 2026.
 

Baca juga: Guyur Stimulus Ekonomi Semester II, Pemerintah Pastikan Defisit APBN Aman


Pemerintah juga menyiapkan subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kg bagi pengrajin tahu dan tempe dengan kuota awal 250.000 ton apabila harga kedelai melampaui harga acuan pembelian. Total anggaran untuk kedua program ini mencapai Rp18,04 triliun.

"Untuk pengrajin tahu dan tempe dijaga subsidi sebesar Rp2.000 per kg dengan target kuota 250.000 ton. Jadi kebutuhannya adalah 2,5 juta ton per tahun namun kita siapkan 250.000 dengan subsidi 2.000/kg yang nantinya akan diberikan apabila harga kedelainya di atas harga acuan." ucapnya.

(Nopita Dewi)