28 October 2026 00:03
Hujan akhirnya mengguyur sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatra Selatan (Sumsel). Meski hujan berhasil menipiskan kabut asap dan memperbaiki jarak pandang, kualitas udara di kedua wilayah tersebut tercatat masih dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya.
Di Palangka Raya dan Sampit, Kalteng, hujan turun pada Selasa, 27 Oktober 2026 pagi setelah berbulan-bulan kawasan tersebut dikepung asap pekat. Berkat hujan ini, titik panas di Palangka Raya turun signifikan hingga tidak ada titik api yang terdeteksi.
Meski demikian, kualitas udara masih berada di kategori Berbahaya dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menyentuh angka 210 akibat polutan PM2.5 yang belum sepenuhnya terurai. Secara keseluruhan, masih terdapat 11 titik panas di Kalteng, seperti di Lamandau dan Kotawaringin.