8 January 2021 07:50
Pada tanggal 5 Januari 2021, Pengadilan Rakyat Menengah Kedua Tianjin menjatuhkan vonis hukuman mati kepada mantan pemimpin China Huarong Asset Management Company Lai Xiaomin, atas tuduhan menerima suap, terlibat korupsi serta melakukan poligami. Lai Xiaomin terlibat 22 kasus suap, dengan jumlah terbesar mencapai lebih dari 600 juta yuan per kasus. Seluruh aset dan kekayaan milik Lai juga disita oleh negara. Hasil investigasi menunjukkan bahwa antara tahun 2008 hingga 2018, Lai Xiaomin telah menerima atau mencari suap senilai lebih dari 1,788 miliar yuan, serta mengambil dana publik sebesar lebih dari 25,13 juta yuan.