Pantarlih Jalan Kaki 3 Km Demi Sukseskan Pilkada Sikka

10 July 2024 17:09

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) harus berjalan kaki tiga kilometer demi menyukseskan Pilkada di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka harus melewati hutan dan jalan rusak untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih di tengah erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Diketahui, abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki sudah melanda satu kecamatan di Kabupaten Sikka, yaitu Kecamatan Talibura. Kecamatan itu berbatasan dengan Flores Timur.

Menjadi Pantarlih di daerah terpencil di Kabupaten Sikka mempunyai tantangan tersendiri dibanding daerah perkotaan. Seperti yang dialami dua orang Pantarlih di Desa Waipaar, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
 

Baca juga: Pantarlih Diminta Mampu Siasati Kawasan Blindspot

Kedua petugas ini harus menghadapi medan naik turun khas daerah pegunungan demi mengemban tugas yang diberikan sebagai Pantarlih. Mereka harus menempuh perjalanan sekitar tiga kilometer untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih. 

Terjalnya medan dan harus melewati semak belukar tidak menyurutkan semangat mereka menjangkau warga di desa terpencil ini. Mereka butuh waktu untuk menjangkau yang terdaftar di dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4).

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febriari)