NEWSTICKER

Gelora Peradaban Sepak Bola

19 November 2022 07:31

Sepak bola menjadi olahraga yang paling digemari di muka bumi, dan turnamennya yang paling akbar, yakni Piala Dunia. Setiap empat tahun sekali, seluruh dunia akan terpaku pada perhatiannya pada Piala Dunia. Besok, gelaran Piala Dunia 2022 Qatar akan dimulai. Qatar, negara kecil di Semenanjung Arab, akan menjadi tuan rumah bagi 31 negara lainnya di turnamen tertinggi sepak bola sejagat. 

Qatar memiliki iklim yang begitu panas. Situasi yang membuat gelaran Piala Dunia akhirnya digeser pada November-Desember dari yang biasanya pada Juni hingga Juli. Inilah pertama kalinya Piala Dunia digelar di negara Timur Tengah. Sebanyak 32 negara akan memperebutkan takhta juara dunia sepak bola di tengah kontroversi yang menyelimuti penunjukan dan persiapan negeri kaya minyak itu sebagai tuan rumah edisi Piala Dunia ke-22 tersebut. 

Mulai isu suap pejabat FIFA saat Qatar menang voting sebagai negara penyelenggara Piala Dunia 2022, pelanggaran HAM di balik tewasnya banyak pekerja stadion, hingga pelarangan suporter LGBT masuk ke Qatar mengemuka di tengah antusiasme sambutan miliaran pencinta sepak bola dunia. Belum lagi munculnya keraguan akan kualitas pertandingan di turnamen akbar ini. 

Piala Dunia digelar dalam perubahan waktu yang sangat berbeda tentu akan berpengaruh pada kebugaran pemain karena digelar di tengah-tengah kompetisi di sejumlah negara Eropa masih bergulir. Dari sekian banyak pemain bintang yang turun di Piala Dunia, sebagian besar berlaga di Eropa. Untuk Piala Dunia 2022, situasi ini membuat fokus para pemain menjadi terbelah. Cedera pemain, menjadi kondisi menyeramkan yang harus dihadapi sejumlah tim. Namun, di tengah berbagai kontroversi tersebut, gelaran Piala Dunia akan menjadi hiburan masyarakat dunia yang kini dihadapkan pada kondisi perekonomian yang tidak menentu pascapandemi covid-19 yang diperparah konflik Rusia-Ukraina. 

Tag