NEWSTICKER

Sopir Bus Kampung Rambutan Keluhkan Minimnya Penumpang Pascakenaikan BBM Subsidi

9 September 2022 12:49

Sudah hampir sepekan, harga BBM bersubsidi naik dan tentunya hal ini berdampak pada kenaikan tarif transportasi atau angkutan umum. Seperti halnya kenaikan tarif angkutan umum di Terminal Kampung Rambutan, beberapa pengemudi mengeluhkan karena kenaikan tarif dari bus ini menyebabkan berkurangnya penumpang.

Setelah pemerintah resmi menaikan harga BBM pada 3 September lalu. Saat ini tarif bus, baik dalam kota maupun antar kota ikut naik untuk menyesuaikan dari kenaikan harga BBM. Di Terminal Kampung Rambutan tarif bus sudah mulai mengalami kenaikan. Namun, kenaikan ini masih belum secara keseluruhan dan masih tergantung pada perusahaan bus masing-masing. 

Kenaikan tarif ini masih belum disesuaikan dengan aturan dari Kemenhub yang menyatakan bahwa ada batas atas dari Wilayah I yang mencakup Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, tarif batas atas naik menjadi Rp207 per penumpang/Km. Sementara itu, tarif batas bawah naik menjadi Rp128 per penumpang/Km. Pengelola bus akan mulai menyesuaikan dengan aturan ini pada 10 September 2022.