NEWSTICKER

Peradi Magelang Dampingi Keluarga Korban Penganiayaan Oknum TNI di Salatiga

6 September 2022 18:35

DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Magelang mendampingi keluarga korban meninggal akibat pengeroyokan yang dilakukan oknum TNI dari Batalyon Infanteri 411 Kostrad, Kota Salatiga pada Kamis (1/9/2022). Pihak keluarga memberikan kuasa penuh pada Peradi untuk mendapatkan keadilan hukum bagi korban. 

Satu warga sipil tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka setelah diduga dikeroyok oleh Anggota TNI Batalyon Infanteri 411 Kostrad, Kota Salatiga, Kamis (1/9/2022). Korban meninggal dunia adalah Argo Wahyu Pamungkas warga Dakaran, Kaloran, Kabupaten Temanggung, sementara empat warga yang mengalami luka-luka yakni Arif Fahrurozzi, Ari Suryo Saputro, Yahya,dan Ali Akbar.

Totok Cahyo Nugroho, pendamping keluarga korban mengungkap kronologi bermula saat anggota Batalyon Infanteri 411 berinisial Pratu RW mengendarai sepeda motor berboncengan dengan istrinya D yang sedang dalam kondisi hamil enam bulan dari Jalan Diponegoro menuju Pasar Buah Jalan Taman Pahlawan Kota Salatiga, Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 13.40 WIB.

Kemudian kendaraan Pratu RW bersenggolan dengan mobil pickup berpenumpang lima orang, termasuk ada korban Argo Wahyu Pamungkas di dalamnya. Tak lama kemudian terjadi cekcok antara Pratu RW dengan lima orang tersebut di depan Masjid Pasar Blauran.

Lima orang tersebut kemudian menanantang berkelahi Pratu RW. Karena kalah jumlah istri Pratu RW melaporkan hal tersebut dalam grup WA liting (angkatan) untuk meminta bantuan. Setelah itu para teman liting Pratu RW pun kemudian datang.