NEWSTICKER

Pemeriksaan 13 Saksi Sidang Lanjutan Obstruction of Justice Bahas Barang Bukti CCTV dan DVR

3 November 2022 10:19

Dalam pemeriksaan 13 saksi di sidang lanjutan obstuction of justice dengan tiga terdakwa Hendra Kurniawan, Agus Nupatria, dan Irfan Widyanto, akan menghadirkan tiga klaster, yakni klaster RT, pengusaha CCTV, dan penyidik Polres Jaksel.

Pakar Hukum Pidana Jamin Ginting mengatakan, pemeriksaan 13 saksi tersebut hanya fokus terhadap CCTV dan DVR. Dakwaan yang  diajukan berdasarkan Pasal 49 juncto 33 dan Pasal 48 juncto 32 Undang-undang ITE. 

"Yang dikejar adalah apakah ada perusakan terhadap informasi yang terdapat dalam CCTV tersebut apakah dalam keadaan kosong atau berisi informasi," ujar Jamin Ginting.

Jamin Ginting menambahkan adanya relasi kuasa dapat menghapus perbuatan pidana jika itu merupakan perintah yang sah dan dilaksanakah dengan sah. Namun, jika yang melaksakan perintah sudah mengetahui bahwa perintah tersebut tidak sah, maka itu tidak dapat menghapus pidana orang tersebut.

Sementara itu, Penasihat Ahli Kapolri Aryanto Sutadi mengatakan, sejak polisi dipisahkan dengan TNI mengenai pemahaman perintah atasan sudah berbeda, polisi sudah tidak lagi mengacu hanya tunduk pada perintah atasan. 

"Tetapi di dalam kode etik Polri dibagi dua, yakni setiap bawahan wajib melaksanakan perintah atasan sepanjang itu tidak dalam melanggar hukum, dan seorang bawahan bisa menolak perintah atasan yang tidak sesuai dengan norma hukum," ujar Aryanto Sutadi.