NEWSTICKER

Kapolri Terbitkan Telegram Panduan Penanganan Gangguan Ginjal Akut, Ini Isinya

26 October 2022 21:19

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan telegram yang berisi penanganan kasus gagal ginjal akut pada anak. Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran polda seluruh Indonesia mendata pasien gagal ginjal di wilayah masing-masing, Rabu (26/10/2022).

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan pihaknya kini sedang bekerjasama dengan BPOM serta Kemenkes dalam penyelidikan kasus gagal ginjal akut yang terjadi pada anak-anak. Menurut Pipit, Kapolri memberikan enam perintah yang dituangkan dalam telegram di antaranya:

  1. Pendataan kasus gagal ginjal akut di wilayahnya.
  2. Koordinasi dan kerja sama dengan Dinkes, BPOM dan instansi terkait lainnya.
  3. Pengambilan sampel darah, urine dan obat beserta kemasannya dari pasien gagal ginjal akut.
  4. Seluruh sampel diminta disegel untuk menjaga keamanan sampel dalam proses pengirimannya.
  5. Pengecekan laboratorium sampel darah dan urine oleh laboratorium forensik Polri, sedangkan untuk obat dilakukan BPOM.
  6. Pengambilan sampel dan pengecekan laboratorium dilengkapi administrasi yang lengkap.

Hingga kini, sebanyak 143 anak meninggal dunia akibat gagal ginjal akut. Ratusan anak meninggal diduga usai mengonsumsi obat cair yang tercemar Etilen Glikol dan Dietilen Glikol.

IAKMI juga mendorong pemerintah untuk menetapkan kasus gagal ginjal akut pada anak sebagai kejadian luar biasa (KLB).