Gas Air Mata Sebabkan Kematian di Kanjuruhan?

12 October 2022 10:27

Gas air mata yang ditembakkan di dalam Stadion Kanjuruhan, Malang dituding menjadi penyebab banyaknya korban meninggal dunia pada tragedi yang terjadi Sabtu (1/10/2022) malam. Gas air mata sendiri bisa berdampak pada berbagai organ tubuh, termasuk bagian mata. Paparan gas ini dalam jangka panjang atau dengan konsentrasi tinggi di ruang tertutup dapat merusak saraf mata sampai menyebabkan kebutaan. 

"Gas air mata ini adalah suatu gas iritan. Jadi ia bisa mengiritasi selaput yang terkena gas air mata. Salah satunya selaput di saluran nafas," ujar Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Erlang Samoedro.

Erlang menjelaskan bahwa gas air mata yang bersentuhan dengan saluran saluran nafas akan menyebabkan peradangan. Gejala yang terjadi jika terkena gas air mata di hidung akan berair dan jika sampai ke saluran pernafasan akan terjadi sesak nafas.

"Kalau dibilang mematikan atau tidak mematikan, itu sangat tergantung dari dosisnya dan kerentanan individu. Kalau ada penyakit-penyakit bawaan sebelumnya, seperti asma dan lain sebagainya akan menyebabkan kematian," ujar Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Erlang Samoedro.

(Dwiki Feriyansyah)


Close Ads X
Close Ads X