Lebih dari 10 Ribu Kendaraan Masuk ke Madura via Jembatan Suramadu

27 May 2026 16:18

Bangkalan: Lebih dari 10 ribu kendaraan masuk ke Pulau Madura melalui Jembatan Suramadu pada Selasa, 26 Mei 2026, kemarin, dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Lonjakan kendaraan bahkan mencapai 500 persen dibandingkan hari normal.

Arus kendaraan didominasi oleh sepeda motor, mobil pribadi, bus, hingga minibus elf yang membawa para pemudik. Pihak kepolisian langsung memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan membuka jalur cepat roda empat untuk pengendara sepeda motor. 

“Puncak arus mudik toron masyarakat Madura, di mana ada sekitar 10 ribu lebih kendaraan yang masuk ke Pulau Madura melalui Jembatan Suramadu ini,” ujar Jurnalis Metro TV Satrio Adi dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu 27 Mei 2026. 

Tradisi toron merupakan budaya mudik khas masyarakat Madura yang berbeda dengan mayoritas masyarakat Indonesia yang pulang kampung saat Idulfitri. Dalam tradisi ini, masyarakat Madura justru memilih mudik pada momentum Iduladha untuk berkumpul bersama keluarga, sekaligus melaksanakan ibadah kurban di kampung halaman.
 


Tradisi toron disebut telah berlangsung turun-temurun sejak zaman leluhur masyarakat Madura. Selain faktor budaya dan religiusitas, tradisi ini juga dipengaruhi kondisi geografis dan ekonomi yang membuat banyak warga Madura merantau ke berbagai daerah.

“Masyarakat Madura memandang momen Iduladha ini menjadi momen penting dan juga krusial untuk meneladani sikap keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail,” kata Satrio.

Selain berkurban bersama keluarga, masyarakat Madura juga memanfaatkan momen toron untuk melakukan nyekar atau ziarah ke makam leluhur.

Meski sempat mengalami kepadatan parah, kondisi lalu lintas di Jembatan Suramadu pada Hari Raya Iduladha kini berangsur normal dan kondusif. Namun aparat kepolisian tetap disiagakan di sepanjang jembatan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan susulan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)