Calon Haji Mulai Jalankan Ritual Lempar Jumrah di Mina

28 May 2026 11:12

Mina: Jutaan calon jemaah haji telah memadati Kota Mina untuk menjalankan salah satu rukun ibadah haji, yakni lempar jumrah. Untuk melakukan ritual ini, setiap jemaah membawa kerikil kecil yang nantinya dilemparkan ke tiga titik/pilar jamarat. 

Para jemaah tampak khidmat dan disiplin dalam menjalankan rangkaian ibadah haji tersebut. Satu per satu kerikil dilemparkan ke tiga titik pilar yakni Ula (pilar pertama), Wustha (pilar kedua), dan Aqabah atau Kubra (pilar terakhir dan terbesar).

Jamarat Aqabah yang merupakan dinding terbesar yang melambangkan godaan setan. Di pilar tersebut para jemaah melemparkan kerikil sebanyak tujuh kali. Tujuh lemparan ini melambangkan penegasan perlawanan manusia terhadap hawa nafsu dan godaan dalam kehidupan. 
 

Baca Juga: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Menuju Arafah

Setelah melempar jumrah, para jemaah lanjut melakukan tahallul atau mencukur dan memendekkan rambut mereka. Bukan sekadar ritual biasa, tahallul memiliki makna mendalam yakni tentang penyucian diri, kerendahan hati, dan simbol kembali menjadi pribadi yang lebih bersih secara spritual. 

Pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), mulai dari wukuf hingga tahallul bukan hanya perjalanan fisik melainkan juga perjalanan batin yang mengajarkan tentang kesabaran, pengorbanan, dan kepasrahan terhadang Sang Pencipta. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

(Gervin Nathaniel Purba)