29 August 2026 08:55
Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan awan panas guguran pada Jumat, 28 Agustus 2026 malam. Berdasarkan data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas tersebut meluncur sejauh 2 kilometer ke arah barat daya.
Peristiwa ini tercatat terjadi pada pukul 21.22 WIB dengan durasi sekitar 117 detik. Material guguran terpantau mengarah ke hulu Kali Sat atau Kali Putih. Akibat guguran tersebut, sempat muncul empat titik api di kawasan lereng gunung yang terlihat melalui pantauan CCTV dan rekaman warga.
Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang melaporkan bahwa situasi tetap terkendali. Titik api yang sempat muncul mulai mengecil pada pukul 21.56 WIB dan menghilang sepenuhnya pada pukul 22.00 WIB.
Baca Juga :
“Terjadi awan panas guguran dengan jarak 2.000 meter mengarah ke barat daya ataupun Kali Putih. Untuk hujan abu sampai dengan saat ini tidak ada laporan dari masyarakat, relawan, di wilayah kecamatan Srumbung, Dukun, maupun Sawangan,” ujar kecamatan Srumbung, Dukun, maupun Sawangan, Kristian Ade dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Status Gunung Merapi masih bertahan di Level 3 (Siaga). Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Warga diminta menjauhi kawasan rawan dan tidak beraktivitas di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi guna mengantisipasi ancaman awan panas maupun lahar dingin susulan.