.,
18 January 2026 16:40
Memasuki dua bulan pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, warga Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh mulai memanfaatkan kayu gelondongan yang terbawa arus pada akhir November 2025. Pemanfaatan kayu ini dilakukan warga setelah adanya izin resmi dari pemerintah.
Kayu-kayu gelondongan tersebut kini dipotong dengan ukuran tertentu dan diangkut menggunakan truk menuju tempat pengolahan kayu atau sawmill. Di lokasi tersebut, kayu akan diolah menjadi papan dan balok yang rencananya digunakan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir.
Sementara itu, di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, percepatan pemulihan infrastruktur pendidikan turut dilakukan agar proses belajar siswa tidak terus bergantung pada tenda darurat. Puluhan personel TNI dari Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodim 0211 dikerahkan untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak akibat bencana, khususnya di Kecamatan Tukka.
Upaya pemulihan mencakup pembersihan lantai sekolah yang dipenuhi lumpur, pengecatan ulang dinding yang kusam, hingga perbaikan berbagai fasilitas, seperti meja, papan tulis, halaman sekolah, dan ruang kelas. Perbaikan sarana pendidikan ini berlangsung di SD Negeri Hutanabolon 1 dan SD Negeri Kuta Hutanabolon 2, yang mulai dikerjakan sejak Sabtu, 17 Januari 2026.