PM Denmark: Bila AS Caplok Greenland, Artinya NATO Bubar

8 January 2026 12:28

Perdana Menteri Denmark Mette Frederikson mengecam keras wacana pencaplokan Greenland oleh Amerika Serikat (AS). Ia mengingatkan pengambilalihan Greenland oleh AS berarti berakhirnya aliansi militer NATO.

"Saya percaya bahwa Presiden AS harus ditanggapi dengan serius ketika dia mengatakan ingin memiliki Greenland. Namun, saya juga ingin mempertegas bahwa AS memilih untuk menyerang NATO secara militer maka segalanya akan terhenti," kata dia.

"Semuanya termasuk NATO, kita, dan juga keamanan yang telah terjamin sejak berakhirnya perang dunia dua," sambungnya.

Donald Trump menilai Greenland merupakan lokasi yang strategis serta memiliki kayaan sumber daya mineral. Belum puas mengobrak kabrik Venezuela, kini giliran Greenland masuk target operasi pencaplokan pemerintahan Trump berikutnya.
 


Sejak 2019 lalu, Trump sudah berniat untuk membeli Greenland, namun ditolak oleh pemerintah Denmark. Kali ini Trump menggunakan alasan keamanan nasional untuk merebut Greenland dan menyebut wilayah perairan Greenland telah dipenuhi kapal Rusia dan Tiongkok.

"Kami butuh Greenland dari sisi kemanan nasional. Itu sangat strategis. Sekarang Greenland dipenuhi kapal Rusia dan Tiongkok. Kita perlu Greenland untuk mengamankan negara kami. Dan saya tegaskan, Denmark tak mampu menjaga Greenland dari Rusia dan Tiongkok," ujar Trump


Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)