Warga Mbarung Aceh Tenggara Bangun Jembatan Darurat dari Pohon Pinang

6 January 2026 14:51

Warga Desa Mbarung, Aceh Tenggara terpaksa membangun jembatan darurat dari pohon pinang dan kayu bekas dan membuka akses jalan ke tiga kecamatan yang terisolasi. Tanggul sungai yang jebol akibat banjir susulan membuat jembatan darurat sebelumnya sudah hanyut.

Puluhan warga dengan berjalan kaki dan menaiki kendaraan roda dua terpaksa melintas di atas jembatan darurat yang terbuat dari pohon pinang dan kayu bekas di atas arus sungai alas yang deras. Warga harus ekstra hati-hati saat melintas di jembatan darurat yang hanya selebar satu meter dan panjang 15 meter tanpa pengaman.

Jembatan darurat ini dibangun warga dengan suadaya dan bergotongroyong agar akses jalan menuju tiga kecamatan, yakni Darul Hasanah, Lawe Alas, dan Kecamatan Tanoh Alas kembali terhubung.
 

Sebelumnya jembatan darurat di lokasi ini sudah dibangun Pemkab Aceh Tenggara. Namun, tanggul sungai jebol akibat banjir susulan dan membuat akses jalan ini kembali putus dan lumpuh.

Minimnya alat berat membuat warga terpaksa melakukan gotong royong.

"Dengan memanfaatkan kayu bekas dan pohon pinang, Lawe Alas, Darul Hasanah, dan Tanoh Alas tiga kecamatan itu dengan aksesnya dari sini memang tapi ada ada juga memang jembatan-jembatan lain yang sudah ada dibuat jalan darurat," kata warga Desa Mbarung Rasiman Desky dikutip dari Metro Pagi Primetime, Metro TV, Selasa, 6 Januari 2025.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)