Jakarta: Burung kerap diasosiasikan dengan kemampuan untuk terbang, tetapi tidak semua spesies burung mampu melakukannya. Sekitar 60 persen jenis burung tidak dapat terbang, termasuk burung unta dan penguin.
Melansir dari laman Live Science, kemampuan untuk terbang sangat penting dalam menghindari predator dan mencari makanan dalam jarak jauh. Namun, aktivitas terbang memerlukan energi yang cukup besar, burung mengonsumsi hampir 75 persen lebih banyak energi setiap harinya dibandingkan mamalia seukuran mereka.
Deretan Burung yang Tak Bisa Terbang
1. Penguin
Semua 18 spesies penguin tidak memiliki kemampuan untuk terbang. Hal ini karena tubuh mereka lebih beradaptasi untuk berenang dan menyelam, sehingga sebagian besar waktunya dihabiskan di air. Penguin memiliki kaki pendek dan tubuh yang kekar, yang membuat cara berjalan mereka terlihat khas saat berada di darat.
2. Burung Unta
Burung unta dapat mencapai tinggi maksimum 9 kaki dan berat lebih dari 300 pon. Burung unta memiliki kekuatan untuk menendang sebagai bentuk perlindungan.Unta adalah jenis burung yang tidak memiliki kemampuan untuk terbang disebabkan oleh ukuran dan bobot tubuhnya yang besar. Meskipun demikian, kecepatan berlarinya sangat mengesankan.
3. Burung Rhea
Rhea merupakan burung yang tidak mampu terbang. Burung yang berasal dari Amerika Selatan ini memiliki kaki yang kuat untuk berlari tetapi memiliki sayap yang terlalu kecil untuk dapat terbang.
4. Burung dari Selandia Baru
Dikutip dari
Media Indonesia, Kakapo merupakan burung nokturnal yang tidak bisa terbang karena memiliki sayap yang kecil dan tubuhnya berat. Burung Takahe juga merupakan burung dari Selandia Baru, mereka lebih mengandalkan kekuatan kaki untuk bergerak dan di lingkungan pegunungan.
Burung Kiwi adalah spesies burung kecil dari Selandia Baru yang tidak dapat terbang. Sayap mereka sangat kecil dibandingkan dengan tubuhnya yang besar, dan mereka cenderung lebih sering berada di tanah.
5. Kasuari
Burung raksasa ini berasal dari Australia, satu-satunya burung yang lebih berat dari burung unta. Kasuari memiliki cakar tajam seperti belati yang dapat tumbuh hingga 4 inci. Burung Kasuari memiliki tubuh yang besar dan berat, serta memiliki sayap yang kecil, sehingga burung ini tidak bisa terbang. Kasuari lebih mengandalkan kekuatan kaki untuk berlari dibandingkan untuk terbang.
6. Burung Kakak Tua Hitam
Masih mengutip dari
Media Indonesia, walaupun mayoritas kakatua mampu terbang, ada beberapa spesies kakatua hitam, seperti kakatua hitam besar, yang tidak dapat terbang karena sayapnya tidak cukup kokoh untuk menopang tubuhnya yang besar.
Alasan mendasar kenapa sebagian spesies burung tidak mampu untuk terbang adalah murni karena mekanisme adaptasi. Tubuh mereka yang besar dan sayap yang tidak cukup kuat untuk mengangkat beban tersebut, sehingga mereka berevolusi untuk memaksimalkan kekuatan di darat atau di air.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Jessica Nur Faddilah)