7 Prajurit Jadi Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun, 1 Gugur

16 July 2026 18:28

Ledakan hebat yang melanda Gudang Pusat Amunisi II (Gupusmu II) Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, membawa duka mendalam. Kecelakaan yang terjadi pada Kamis, 16 Juli 2026 pagi tersebut merenggut korban jiwa dan melukai sejumlah prajurit TNI AD.

Berdasarkan keterangan resmi Markas Besar TNI AD, ledakan tersebut menelan tujuh orang korban dari pihak personel yang tengah bertugas. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengonfirmasi rincian kondisi para prajurit tersebut.

"Dalam peristiwa tersebut, satu orang personel dinyatakan meninggal dunia, kemudian empat orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan," jelas Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan resminya dikutip dari Breaking News, Metro TV, Kamis 16 Juli 2026.

Pascakejadian, seluruh korban langsung dievakuasi secara cepat ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
 


Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa kejadian ini berawal dari kecelakaan kerja. Ledakan terjadi ketika para personel tengah menjalankan prosedur pemeriksaan rutin dan perawatan materiel amunisi di salah satu gudang penyimpanan.

"TNI AD berdukacita yang mendalam atas kecelakaan kerja ini. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas, serta mendoakan agar seluruh korban yang saat ini masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan," ungkapnya.

Guna memastikan penyebab dan kronologi pasti dari tragedi ini, TNI AD telah memberangkatkan tim investigasi khusus ke lokasi kejadian. Pihak TNI AD juga meminta masyarakat untuk memberikan ruang bagi tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal, serta menghindari spekulasi sebelum proses pemeriksaan selesai dilakukan.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X