13 January 2026 19:26
Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kepala Negara menyoroti masih adanya praktik pemberian tantiem atau bonus kepada direksi, padahal perusahaan pelat merah yang dipimpinnya mengalami kerugian.
Dalam pernyataannya, Presiden menilai tindakan tersebut sangat tidak etis dan tidak memiliki kepekaan terhadap kondisi negara.
"BUMN sangat banyak. Banyak yang rugi. Sudah rugi minta tantiem lagi. Enggak tahu malu. Dablek menurut saya," tegas Presiden Prabowo.
| Baca juga: Presiden Prabowo Ingin Pembangunan Gedung Legislatif–Yudikatif IKN Rampung 2028 |