Pedagang Masker di Jakarta Raup Omzet 4 Kali Lipat

7 September 2026 11:08

Usai erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada Jumat, 4 September 2026 lalu, para pedagang masker di Jakarta mendapati omzet penjualan mereka melonjak signifikan seiring tingginya kebutuhan warga akan pelindung pernapasan.
 
Neni, salah seorang penjual masker di Jakarta, mengaku omzetnya meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa. Lonjakan permintaan yang masif ini membuatnya harus segera menambah pasokan dari distributor. Meski permintaan membludak, Neni memastikan dirinya tetap mematok harga normal, yakni berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000 per kotak tergantung merek dan jenisnya.

“Memang lebih ramai dari hari kemarin, kalau setiap hari juga ramai tapi enggak seramai seperti sekarang. Ini sejak pagi udah ramai sekali,” ujar Neni dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia pada Senin, 7 September 2026, 
 
Sementara itu, para pembeli mengaku bergegas memborong masker setelah mendapati butiran abu vulkanik menempel di kendaraan, teras rumah, dan berbagai permukaan terbuka di lingkungan tempat tinggal mereka. Sejumlah warga bahkan sengaja membeli dalam jumlah lebih banyak sebagai persediaan mengantisipasi sebaran abu yang masih berlanjut.

“Membeli masker sih emang sudah biasa beli, cuman kan ini pas ada abu ya, beli lagi. Pasti kan tiap hari anak-anak jadinya pakai masker. Sudah ada imbauan gitu kan ya, di sekolah lain udah ada untuk wajib pakai masker. Di tempat kerja saya juga tadi udah ada imbauan wajib pakai masker mulai hari ini,” tutur Dian, salah seorang warga Jakarta.
 
Dian juga mengonfirmasi bahwa hingga saat ini harga masker di pasaran terpantau stabil tanpa ada kenaikan yang memberatkan konsumen.

“Enggak sih... enggak ada, belum ada perbedaan harga kalau sekarang ini. Masih normal harganya seperti yang sebelumnya. Nanti kalau kondisi begini mereka mungkin besok sudah meningkatkan harganya,” pungkas Dian. 

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X