19 May 2026 16:04
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah dan sempat terkoreksi tajam sebesar empat persen. Menanggapi tersebut, Pejabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menilai terkoreksinya IHSG akibat ketidakpastian pasar.
"Kalau kita melihat IHSG hari ini ya pertama tentu ini karena pasar kita masih banyak ketidakpastian di pasar ya," ujar Jeffrey dalam tayangan Headline News Metro TV, Selasa 19 Mei 2026.
Ia menilai pelemahan IHSG disebabkan oleh akumulasi long weekend yang sejalan dengan pelemahan di pasar Asia pekan lalu. Ketidakpastian di pasar global mulai dari fluktuasi harga komoditas minyak mentah, nilai tukar Rupiah, dan ketidakjelasan konflik di Timur Tengah menjadi faktor penyebabnya.
"Kita juga mencermati bahwa Kamis dan Jumat pasar Indonesia libur. Sedangkan pasar global khususnya pasar Asia itu tetap buka. Dan dalam dua hari itu ada akumulasi penurunan di pasar global Asia ya. Nah ditambah dengan sedikit koreksi lagi di hari ini jadi sebenarnya koreksi kita hari ini ya inline dengan koreksi tiga hari yang ada di pasar global," ucapnya.