Surya Paloh Tekankan Pentingnya Restorasi Moral Bangsa

23 April 2026 01:59

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Bhayangkara Surabaya dalam rangka pengukuhan Dossy Iskandar sebagai Guru Besar, Rabu 22 April 2026. Dalam orasinya, Paloh menekankan pentingnya restorasi moralitas kebangsaan di tengah dinamika demokrasi saat ini.

Surya Paloh memaparkan bahwa partai politik memegang posisi yang sangat strategis dalam sistem demokrasi Indonesia. Peran tersebut mencakup proses pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah, hingga perumusan undang-undang. Oleh karena itu, ia menuntut partai politik untuk mampu menjadi teladan yang tidak hanya berfungsi secara formal, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moralitas.

Selain ranah politik, Paloh menyoroti pentingnya menanamkan nilai keteladanan di dunia pendidikan. Menurutnya, generasi muda, mahasiswa, dan pelajar harus didorong menjadi bagian dari pembentukan intelektual sejati yang memiliki integritas tinggi.
 

Baca juga:
Surya Paloh Harapkan Kontribusi Nyata Para Guru Besar untuk Kemajuan Bangsa

Di hadapan civitas akademika, Paloh menitipkan harapan besar kepada kaum intelektual untuk menjaga arah perjalanan bangsa. Ia menilai intelektual memiliki tanggung jawab moral untuk mengembalikan marwah kehidupan berbangsa.

"Itulah yang diharapkan dan dinantikan. Maka intelektual sejati, pada merekalah kita sekarang ini berharap menjadi benteng terakhir membangun kembali, merestorasi kembali moralitas kehidupan kebangsaan kita," tegas Surya Paloh.

Paloh juga mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi sosial politik yang dinilainya sering kali mengabaikan logika kebenaran. Ia menyayangkan adanya tindakan-tindakan yang justru mengkhianati akal sehat demi kepentingan tertentu.

"Sedih sesedih-sedihnya. Kita kadang-kadang mempermainkan akal sehat kita. Kita bilang itu untuk hal yang berarti bagi generasi kita, tapi kita tahu itu kita mempermainkan akal sehat kita. Sedih sesedih-sedihnya," tambahnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)