NEWSTICKER

Mengantisipasi Lonjakan Covid-19

10 November 2022 07:53

Wabah corona belum juga mereda. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, pada Senin (7/11/2022), tercatat 42 orang meninggal karena virus tersebut. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari sehari sebelumnya.

Tidak hanya kematian, jumlah mereka yang terpapar juga meningkat. Data Kemenkes mencatat dari periode 4 Oktober hingga 8 November 2022 atau sebulan terakhir sebanyak 27.081 pasien konfirmasi positif Covid-19 bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dari jumlah tersebut, hampir separuh atau sebanyak 10.639 pasien memiliki gejala sedang, berat, hingga kritis, dengan 74% di antaranya belum mendapatkan vaksin booster.

Fakta ini menunjukkan situasi memang belum baik-baik saja. Betul, sejauh ini kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19 sudah di jalur yang benar, bahkan lebih baik daripada sejumlah negara lain. Namun, hal itu jangan membuat kita terlena. Jangan sampai lonjakan kasus ini menghentikan laju pemulihan ekonomi yang sudah mulai membaik di tengah ancaman krisis global. 

Sejauh ini, pemerintah masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) meski di level 1. Jangan sampai pemerintah kembali menginjak rem lebih dalam lagi dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat secara ketat. Jika ini yang terjadi, aktivitas masyarakat terhambat yang ujungnya akan melemahkan perputaran roda ekonomi.

Kesehatan ekonomi dan masyarakat mesti seiring sejalan. Oleh karena itu, semua pihak harus kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama mengenakan masker di ruang publik. Begitu pun dengan kebijakan bekerja dari rumah (work from home), yang dapat diterapkan secara bergantian, mesti terus dilanjutkan. 

Ingat pandemi Covid-19 belum berakhir. Varian baru dari virus itu terus bermunculan. Terbaru ialah omikron XBB dan XBC. Kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya, terutama saat varian delta mengamuk pada tahun lalu, yang menewaskan ribuan orang dan merepotkan tenaga kesehatan. Jangan sampai itu terulang.