Adukan 'Kekurangajaran' Brigadir J, Putri Candrawathi Minta Ferdy Sambo Tak Hubungi Ajudan

17 October 2022 20:24

Ihwal pembunuhan berencana terhadap Brigadir J berawal dari telepon Putri Chandrawati kepada Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 dini hari. Sambil menangis, diadukan tindakan kurang ajar yang diperbuat oleh Brigadir J kepadanya di Magelang.

Mendengar pebuatan ajudannya, Ferdy Sambo yang sedang berada di Jakarta spontan naik pitam. Sebelum akhiri pembicaraan telepon, Putri Chandrawati berjanji akan bercerita lebih lanjut di Jakarta dan meminta suaminya tidak menghubungi siapa-siapa untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan di rumah Magelang. 

"Jangan hubungi ajudan, jangan hubungan lainnya. Kuair terjadi yang tidak diingingkan sebab J punya senjata dan tubuhnya lebih besar dibanding lainnya," ungkap jaksa membacakan BAP dalam sidang di PN Jaksel, Senin (17/10/2022) sore.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Putri Chandrawati berangkat meninggalkan Magelang untuk kembali ke Jakarta. Mobil yang ditumpanginya tidak lagi dikemudikan Brigadir J seperti biasanya, melainkan Kuat Ma'ruf. Sedangkan Brigadir J berada di dalam mobil terpisah dan pistolnya disimpan dalam laci dashboard.

Sore setibanya di Jakarta, Putri Chandrawati langsung menemui Ferdy Sambo yang telah pulang dari Mabes Polri. Pasangan suami istri tersebut berbicang di ruang keluarga rumah pribadi di Jl Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

(Siti Nor Sholikhah)


Close Ads X
Close Ads X